TANGERANG – nusantarapublik.co.id ll Pemerintah Desa (PEMDes) Daru bersama Forum Ukhuwah dan Amal Forum Ulama Aparat, dan Pemuda (FUADA) menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim dan khitanan massal ke-29 sebagai bentuk kepedulian sosial serta upaya mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat, Minggu (28/06/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Gedung Sekolah PGRI Daru ini diikuti oleh 180 anak yatim dan peserta 20 khitanan massal dari wilayah Desa Daru, antar Panitia lokal RT dan sekitarnya. Selain menerima layanan khitan secara gratis yang ditangani oleh tenaga kesehatan, para peserta juga memperoleh bingkisan dan santunan sebagai bentuk perhatian dan dukungan.
Kepala Desa Daru Abdul Malik Aziz menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Desa Daru, FUADA, tenaga Kesehatan, para Donatur, dan masyarakat menjadi wujud nyata semangat gotong-royong dalam membantu sesama.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para peserta, tetapi juga menjadi inspirasi untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat kebersamaan di lingkungan masyarakat,”ujarnya.
Perwakilan Panitia lokal FUADA Desa Daru Ust, Amil Madrais juga menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan.
Acara berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan. Masyarakat menyambut positif kegiatan ini serta berharap santunan anak yatim dan khitanan massal dapat menjadi agenda rutin yang terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang,”ungkapnya.
(Tarso).














