banner 970x250

PUSBATARA Gelar Berbagi Berkah Ramadhan 2026 : Bersama Gubernur Banten, Perkuat Sinergi dan Keledulian Sosial

TANGERANG – nusantarapublik.co.id ll Dalam semangat kekeluargaan dan berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 H. Pusbatara menyelenggarakan kegiatan sosial bertajuk *Berbagi Berkah Ramadhan 2026* Acara yang di selenggarakan pada Sabtu, 14 Maret 2026 ini di hadiri langsung oleh Andra Soni, S.M., M.AP., Gubernur Banten, jajaran provinsi Banten .Bupati beserta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur Banten menyampaikan apreasiasinya terhadap inisiatip Pusbatara. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan partisipasi masyarskat dalam menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahtraan warga, khususnya di momen religius pada saat bulan suci Ramadhan.

Ketua Umum Pusbatara, Edwar Luminto, menyatakan bahw dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten menjadi motipasi bagi organidasi untuk terus bergerak di jalur pengandian masyarajat.

‘Pusbatara hadir sebagai wadah pemersatu. Melalui *Berbagi Berkah Ramadhan 2026* ini, kami ingin memastikan bahwa kebahagiaan bulan suci dapat di rasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, sekaligus memperkokoh sinergi kami dengan Gubernur pemerintah Provinsi Banten dalam membangun Banten yang lebih inklusif,”ungkapnya Edward Luminto.

Acara di mulai peninjauan perkembangan pembangunan proyek Pusbatara, penjelasan galeri edukasi kehidupan dan proyek Pusbatara, ramah tamah antara Gubernur, pengurus Pusbatara dan para tamu undangan, dilanjutkan dengan pembagian paket sembako dan acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan Provinsi Banten.

Tentanng Pusbatara :
Di tengah pesatnya modernisasi di atas lahan seluas 25 hektarsudah memulai perjalanan baru. Pada tanggal 21 April 2024, telah melakukan uoacara pemancangan pondasi pertama Hall Dunia satu keluarga – Pusbatara di Legok. Seiring dimulainya pembangunan Hall Dunia Satu Keluarga, Pusbatara merintis dan menumbuhkan semangat Dunia Satu Keluarga di lubuk hati kita. Pusbatara bernuansa alam. Menyajikan edukasi cinta alam, menyampaikan pesan moral yang luhur dan bermakna, menebarkan semangat nencintai kehidupan, sekaligus menampilkan kekayaan Budaya Nusantara.

“Kami tidak hanya ingin membangun sebuah tempat, tapi sebuah ekosistem. Disini, pengunjung tidak sekadar melihat budaya sebagai obyek pajangan, melainkan merasakannya sebagai bagian hidup dari keseharian kita,”ujar Dr. Lusia Angraini, pemandu Pusbatara. Pusbatara Legok mengundang seluruh lapisan masyarakat, komunitas pendidikan, sejarawan dan pemerhati seni untuk hadir dan menjadi bagian dari perjalanan menjaga warisan leluhur yang berkelanjutan,”tutupnya.humas dan sekretariat pusbatara. (Tarso).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *